Produk
Journal
Chat WhatsAppKonsultasi Dengan Abinta
Kesehatan & Kecantikan

Kandungan DVN Collagen dan Fungsinya Masing-Masing

13 Juni 2026
Buah kaya Vitamin C yang mendukung sintesis kolagen alami
Vitamin C adalah kofaktor wajib bagi tubuh untuk membentuk kolagen yang stabil.

Salah satu alasan DVN Collagen begitu populer adalah karena formulanya yang lengkap dan tersusun secara ilmiah. Tidak seperti suplemen kolagen biasa yang hanya mengandung satu jenis kolagen, DVN Collagen mengombinasikan tujuh bahan aktif premium yang masing-masing memiliki peran spesifik untuk kulit Anda.

1. Collagen Tripeptide (Korea)

Collagen Tripeptide adalah bentuk kolagen paling mutakhir yang berasal dari Korea. Berbeda dari kolagen hidrolizat biasa, tripeptide memiliki rantai peptida yang sangat pendek – hanya tiga asam amino (Gly-X-Y) – sehingga ukuran molekulnya jauh lebih kecil dan mudah diserap langsung melalui saluran pencernaan ke dalam aliran darah.

Fungsi: Merangsang fibroblast kulit untuk memproduksi lebih banyak kolagen alami, meningkatkan elastisitas, dan mengurangi kerutan.

2. Hydrolyzed Marine Collagen Peptide

Marine Collagen Peptide berasal dari kulit ikan laut yang telah melalui proses hidrolisis untuk memecah rantai kolagen menjadi peptida berukuran kecil. Kolagen jenis ini dikenal memiliki bioavailabilitas yang lebih tinggi dibandingkan kolagen sapi (bovine).

Fungsi: Mendukung regenerasi kulit, menjaga kekencangan, dan berkontribusi pada pembentukan kolagen tipe 1 yang paling banyak terdapat di kulit.

3. L-Glutathione

L-Glutathione adalah salah satu antioksidan terkuat yang diproduksi secara alami oleh tubuh, namun produksinya menurun seiring bertambahnya usia. Dalam DVN Collagen, L-Glutathione hadir dalam bentuk yang siap diserap tubuh.

Fungsi: Melawan radikal bebas, mendukung detoksifikasi sel, menghambat enzim tirosinase (yang bertanggung jawab atas pigmentasi kulit), dan berkontribusi pada kulit yang tampak lebih cerah dan merata.

4. Vitamin C

Vitamin C (Asam Askorbat) adalah nutrisi esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh manusia. Perannya dalam produksi kolagen sangat fundamental – tanpa Vitamin C yang cukup, tubuh tidak dapat mensintesis kolagen secara optimal.

Fungsi: Kofaktor esensial dalam sintesis kolagen, antioksidan kuat, membantu regenerasi Vitamin E, dan mendukung sistem imun.

5. Sodium Hyaluronate

Sodium Hyaluronate adalah bentuk garam dari Hyaluronic Acid (HA) dengan ukuran molekul yang lebih kecil, sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. HA dikenal sebagai “spons air” alami yang mampu mengikat air hingga 1.000 kali beratnya sendiri.

Fungsi: Menjaga hidrasi kulit dari dalam, mengurangi kekeringan, membuat kulit terasa lebih plumpy dan kenyal, serta mendukung pelumasan sendi.

6. Japanese Knotweed Extract (Resveratrol)

Japanese Knotweed (Fallopia japonica) adalah sumber resveratrol alami yang paling kaya. Resveratrol adalah polifenol yang banyak diteliti karena sifat anti-aging dan antioksidannya yang luar biasa.

Fungsi: Melindungi kolagen dari degradasi, menghambat enzim yang merusak matriks ekstraselular kulit, dan memiliki efek anti-inflamasi.

7. Pomegranate Extract (VIQUA)

DVN Collagen menggunakan VIQUA Pomegranate Extract, ekstrak delima premium yang kaya akan punicalagin, asam ellagic, dan berbagai polifenol. Delima telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional sebagai bahan anti-aging.

Fungsi: Antioksidan kuat, mendukung regenerasi sel kulit, melindungi dari kerusakan akibat sinar UV, dan memiliki efek anti-inflamasi.

Apa Kata Penelitian?

Sinergi Formula 7-in-1

Yang membuat DVN Collagen benar-benar berbeda adalah bagaimana ketujuh bahan ini bekerja bersama-sama. Vitamin C membantu kolagen diserap dan digunakan secara efektif. Glutathione dan antioksidan lainnya melindungi kolagen yang sudah ada dari kerusakan akibat radikal bebas. Sodium Hyaluronate memastikan kulit tetap terhidrasi. Hasilnya adalah pendekatan komprehensif terhadap kesehatan kulit dari dalam.

Catatan: Suplemen ini bukan obat dan tidak ditujukan untuk mendiagnosis atau mengobati penyakit. Hasil dapat berbeda pada setiap individu.

Tanya Admin